Rumah Subsidi Cikuda Parung Panjang: Persis di Titik 50-50, Cek Datanya

Peta keterbangunan zona permukiman Desa Cikuda dan Desa Cibunar Parung Panjang 2025
Peta keterbangunan zona permukiman Desa Cikuda dan Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, tahun 2025, hasil overlay RTRW Kabupaten Bogor 2024–2044 dengan LULC Esri 2025.

Kalau ada satu desa di Kecamatan Parung Panjang yang datanya paling “adil” — bukan condong ke mana-mana — itu Desa Cikuda. Zona permukimannya persis di angka 50,01% terbangun. Nyaris koin lempar. 🪙

Lagi cari rumah subsidi Cikuda Parung Panjang? Sebelum booking, yuk kita bedah dulu apa arti angka yang nyaris pas di tengah ini buat kamu.

Rumah Subsidi Cikuda Parung Panjang: Kenalan Dulu Sama Desanya

Desa Cikuda sudah berdiri sejak tahun 1930-an, salah satu desa tertua secara administratif di Kecamatan Parung Panjang. Desa ini juga cukup aktif di sektor ketahanan pangan — ada program peternakan domba/kambing dan pertanian sayur-mayur di lahan produktif, jadi karakternya masih cukup agraris meski lokasinya relatif dekat pusat kecamatan.

Populasinya sekitar 10.188 jiwa di wilayah seluas 4,94 km², dengan jarak 4 km dari ibukota Kecamatan Parung Panjang.

Data

Luas Wilayah 4,94 km²
Jarak ke Ibukota Kecamatan 4 km
Populasi 10.188 jiwa
Kepadatan Penduduk* 2.062,35 jiwa/km²
Zona Permukiman Terbangun 155,92 ha
% Terbangun 50,01%

Pembanding dengan Cibunar:

Desa Jarak ke Ibukota Kec. % Terbangun Kepadatan* (jiwa/km²)
Cikuda 4 km 50,01% 2.062,35
Cibunar 1 km 73,25% 4.021,43

Sumber: BPS Kabupaten Bogor — Kecamatan Parung Panjang Dalam Angka 2025 (populasi & luas wilayah); RTRW Kabupaten Bogor 2024–2044; LULC Esri 2025. *Kepadatan dihitung ulang manual (populasi ÷ luas wilayah).

Interpretasi

Angka 50,01% ini punya makna yang cukup jelas: separuh zona permukiman Cikuda sudah berkembang menjadi kawasan terbangun, separuh lainnya masih dalam tahap awal. Dari 11 desa yang sudah kita analisis di Kecamatan Parung Panjang, Cikuda adalah satu-satunya yang berada persis di titik tengah ini — desa lain cenderung condong jelas ke salah satu sisi (sudah cukup matang atau masih banyak ruang kosong).

Dari sisi kepadatan penduduk, Cikuda (2.062 jiwa/km²) berada sedikit di atas rata-rata kecamatan (2.057 jiwa/km²) — bukan yang tertinggi, tapi juga bukan yang terendah. Konsisten dengan posisi “di tengah” pada data keterbangunan zona permukimannya.

Jadi, Cikuda Ini Kawasan yang Gimana?

Karena posisinya persis di tengah, Cikuda cocok buat kamu yang mencari kombinasi: tidak terlalu ramai, tapi juga tidak terlalu sepi. Karakter agrarisnya (peternakan, pertanian) masih terasa, tapi separuh kawasannya sudah cukup berkembang.

Kalau kamu tipe yang suka suasana transisi seperti ini — desa yang sedang “naik”, tapi belum sepenuhnya padat — Cikuda layak masuk daftar survey. Tapi kalau kamu memprioritaskan kawasan yang sudah jelas lebih matang dan established, data ini kasih sinyal untuk membandingkan dengan opsi lain di kecamatan yang sama.

Kenalan Sama Mahkota Estate Cibunar

Info Cepat

  • 📍 Lokasi: Desa Cibunar — hanya 1 km dari ibukota Kecamatan Parung Panjang, 5-7 menit dari Stasiun Parung Panjang.
  • 💰 Harga: Rp185.000.000
  • 🏦 Maksimal KPR: Rp179.000.000
  • 📝 Booking fee: Rp1.500.000
  • ✅ Terdaftar di Sikumbang / BP Tapera (ID Lokasi: CBI2020082025T001), unit siap huni

Fasilitas kawasan meliputi Masjid/Musala, Lapangan Olahraga, Playground, Double Gate, Ruang Sosial/Balai Warga, RTH, dan row jalan lingkungan 7 meter.

Bandingkan Sendiri, Jangan Cuma Percaya Angka

Jadikan Mahkota Estate Cibunar salah satu lokasi survey kamu sebelum memutuskan di kawasan Parung Panjang.

Chat WhatsApp — Mahkota Estate Cibunar

FAQ Kilat

Berapa persen zona permukiman Cikuda yang sudah terbangun?

Berdasarkan data LULC 2025, sekitar 50,01% atau 155,92 hektare dari total 311,80 hektare zona permukiman — nyaris persis di titik tengah antara terbangun dan non-terbangun.

Berapa jarak Cikuda ke pusat Kecamatan Parung Panjang?

Berdasarkan data resmi BPS 2025, sekitar 4 km dari ibukota kecamatan.

Sejak kapan Desa Cikuda berdiri?

Desa Cikuda sudah berdiri sejak tahun 1930-an, salah satu desa dengan sejarah administratif terlama di Kecamatan Parung Panjang.

Kenapa Mahkota Estate Cibunar jadi pembanding?

Karena berada di kecamatan yang sama, namun dengan tingkat keterbangunan kawasan yang lebih tinggi (73,25%) dan jarak yang lebih dekat ke pusat kecamatan (1 km, dibanding Cikuda 4 km).

Muchifudin, S.P.W.K., CPA, CPD — Property Analyst, Urban Development & Spatial Planning Practitioner
Sumber Data:
  • RTRW Kabupaten Bogor Tahun 2024–2044
  • Esri Land Use/Land Cover (LULC) Tahun 2025, diolah dengan metode intersect
  • Badan Pusat Statistik — Kecamatan Parung Panjang Dalam Angka 2025 (populasi & luas wilayah; kepadatan dihitung ulang manual)
  • Situs Resmi Desa Cikuda (cikuda-parungpanjang.desa.id)
  • Sikumbang BP Tapera — ID Lokasi CBI2020082025T001

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *